logo
/codeiva
Berita Teknologi

Perusahaan AI Borong RAM, Harga Laptop dan Smartphone Terancam Naik

Lonjakan kebutuhan komputasi kecerdasan buatan membuat perusahaan AI memborong pasokan RAM global. Akibatnya, stok memori untuk perangkat konsumen mulai menipis dan harga komponen melonjak. Kondisi ini diperkirakan akan berdampak pada kenaikan harga laptop, PC, hingga smartphone dalam beberapa waktu ke depan.

December 15, 2025
Falcon
RAM Price Increased

Industri teknologi kini sedang menghadapi tantangan yang tak terduga: kekurangan RAM dan lonjakan harga chip memori yang dirasakan mulai dari komponen PC rakitan sampai perangkat konsumen seperti laptop dan smartphone. Fenomena ini muncul seiring permintaan tinggi dari perusahaan-perusahaan AI besar yang berlomba-lomba membangun data center super-komputasi.

Permintaan AI Memukul Pasokan Memori

Sejumlah raksasa chip seperti Samsung Electronics, SK Hynix, dan Micron Technology dilaporkan memprioritaskan produksi memori—termasuk RAM dan HBM (High-Bandwidth Memory)—untuk kebutuhan pusat data AI ketimbang pasar konsumen. Dalam kondisi ini, pasokan DRAM yang biasa digunakan dalam PC dan perangkat mobile semakin menipis.

Samsung sendiri telah menaikkan harga kontrak chip memori hingga 60% sejak September 2025, dengan harga modul DDR5 32GB melonjak dari sekitar $149 menjadi $239 dalam dua bulan terakhir.

Eksekutif industri yang diwawancarai oleh Reuters menyebut bahwa lonjakan harga ini dipicu oleh permintaan intensif dari perusahaan AI dan pembangun data center yang menandatangani kontrak jangka panjang dengan pemasok memori.

Dampak Nyata ke Harga Perangkat Konsumen

Kondisi ini mulai terasa di pasar perangkat konsumen. Beberapa perusahaan teknologi besar sudah mengumumkan kenaikan harga produk akibat biaya komponen yang membengkak:

  • Dell dikabarkan akan menaikkan harga laptop dan PC komersial hingga ratusan dolar per unit karena lonjakan biaya DRAM dan penyimpanan.

  • Komponen RAM untuk PC rakitan maupun upgrade kini dijual dengan harga 2–3 kali lipat dibanding awal tahun, menurut laporan tren harga terbaru.

Analis pasar bahkan memperkirakan dampak ini bisa berlanjut sampai pertengahan 2026, bahkan mempengaruhi harga smartphone, tablet, dan konsol game yang mengandalkan DRAM sebagai komponen pentingnya.

Perubahan Lanskap Industri

Selain soal harga, struktur industri juga mulai berubah:

  • Micron dilaporkan akan menghentikan penjualan RAM konsumen secara global untuk fokus pada produksi memori AI.

  • Perusahaan kecil dan penggemar komputer rakitan harus bersaing mendapatkan stok yang semakin langka, memperlemah sektor DIY PC yang semula hidup subur.

Fokus pada AI ini menunjukkan bahwa pergeseran strategi manufaktur semakin tajam, dengan pasokan chip lebih banyak digunakan untuk cloud computing dan AI workloads besar daripada kebutuhan perangkat biasa.


Kesimpulan

Fenomena RAM diborong perusahaan AI menunjukkan bagaimana arus permintaan teknologi tinggi dapat memengaruhi pasar komponen global, dan berdampak langsung pada harga produk elektronik konsumen. Kekurangan RAM—yang dulu dianggap komoditas murah—telah berubah menjadi isu strategis yang bisa mengubah biaya perangkat elektronik di tahun depan.

Konsumen mungkin akan melihat harga laptop, PC, tablet, bahkan smartphone naik, tidak hanya karena komponen memori, tetapi juga karena seluruh rantai pasokan ikut terdampak.

Want to Work With Us?

Let's create something amazing together!

Get In Touch