logo
/codeiva
Gaya Hidup Digital

Rekomendasi Aplikasi Parenting untuk Pengawasan Aktivitas Digital Anak

Di era digital, anak makin dekat dengan gadget—dan orang tua makin butuh kontrol. Untungnya, ada banyak aplikasi parental control yang bisa membantu membatasi waktu layar, memblokir konten berbahaya, sampai melacak lokasi anak. Mulai dari Google Family Link sampai Qustodio, berikut ulasan lengkap aplikasi terbaik yang bisa bantu orang tua tetap tenang dan anak tetap aman.

November 28, 2025
Vole
Parental Apps

Kenapa Penting: Orang Tua & Gadget Anak

Di era digital sekarang, gadget (HP, tablet, browser) sudah seperti “pintu ke dunia.” Ada banyak konten positif: edukasi, hiburan, komunikasi — tapi juga potensi konten yang kurang pantas, adiksi, dan Over-exposure ke layar. Banyak pakar parenting dan lembaga perlindungan anak menyarankan orang tua untuk ikut mengawasi dengan bijak, bukan cuma melarang total.

Karena itu, aplikasi pengawas — alias parental control — bisa jadi alat bantu penting. Tapi: tidak semua aplikasi sama, dan tidak semua cocok untuk tiap keluarga. Berikut review beberapa aplikasi yang kamu sebut, dengan plus & minus-nya berdasarkan kelebihan, batasan, dan hasil penelitian/komparasi.

Review Aplikasi Parental Control — Fitur, Kelebihan & Kekurangan

Google Family Link

Kelebihan:

  • Gratis, mudah diunduh dari Play Store, dan terintegrasi langsung dengan sistem Android.

  • Orang tua bisa memantau aplikasi yang digunakan anak, membatasi waktu layar, menyetujui/menolak aplikasi sebelum diunduh, dan melihat lokasi perangkat (fungsi pelacakan real-time).

  • Cocok bagi keluarga dengan hanya perangkat Android — terutama anak yang masih usia dini / SD.

Kekurangan / Batasan:

  • Untuk perangkat non-Android (misalnya iPhone) fitur bisa jauh lebih terbatas.

  • Filtering web / konten terkadang sederhana (tergantung browser, sering Chrome).

  • Tidak ada pemantauan mendalam seperti SMS/panggilan, monitoring media sosial, atau fitur darurat (panic button / geofencing) seperti aplikasi berbayar.

Cocok untuk: Orang tua dengan anak kecil atau pra-remaja, perangkat semua Android, ingin solusi gratis dan sederhana.

Qustodio

Kelebihan:

  • Sangat komprehensif: tidak cuma batasi waktu layar, tapi juga bisa pantau aktivitas online, browsing, dan bahkan panggilan/SMS (tergantung perangkat) di beberapa paket.

  • Ada fitur lanjutan seperti “instant alert” jika anak mencoba akses konten dibatasi, bisa pause koneksi internet, dan bahkan panic button untuk darurat (di Android).

  • Cocok untuk keluarga yang memiliki perangkat campuran (Android, iOS, Windows, dll), dan butuh kontrol lebih detail.

Kekurangan / Batasan:

  • Untuk fitur penuh umumnya perlu berlangganan/paket premium — versi gratis punya keterbatasan.

  • Karena banyak fitur, setup bisa sedikit lebih kompleks dibanding aplikasi sederhana.

Cocok untuk: Keluarga dengan anak usia remaja, atau ketika orang tua menginginkan kontrol digital lebih ketat dan menyeluruh.

Kaspersky Safe Kids

Kelebihan:

  • Bisa dipakai di Android maupun iOS, jadi fleksibel.

  • Menyediakan kombinasi kontrol: batas waktu layar, pemblokiran konten berbahaya (web/aplikasi), dan pemantauan lokasi.

Kekurangan / Batasan:

  • Beberapa fitur (terutama yang lebih canggih seperti pelacakan lokasi atau filter konten) mungkin tersedia di versi berbayar.

  • Tidak semua fitur “super lengkap” layaknya aplikasi multi-platform seperti Qustodio.

Cocok untuk: Orang tua yang mencari solusi menengah — bukan terlalu sederhana, tapi juga tidak perlu fitur kompleks — dan punya perangkat campuran.

Kids Place – Parental Control

Kelebihan:

  • Simpel dan cocok untuk anak usia dini: orang tua bisa menentukan aplikasi mana yang boleh diakses, dan memblokir akses internet atau panggilan masuk tanpa izin.

  • Ideal untuk gadget bersama (misalnya tablet keluarga) atau bagi anak kecil yang belum banyak aktivitas online.

Kekurangan / Batasan:

  • Fitur monitoring dan pelaporan aktivitas terbatas — tidak cocok jika orang tua ingin kontrol mendalam seperti riwayat browsing atau sosial media.

  • Kurang cocok untuk remaja atau anak yang sudah lebih aktif di internet.

Cocok untuk: Keluarga dengan anak kecil (balita–SD), atau jika gadget digunakan bersama dan orang tua butuh kontrol sederhana.

Catatan Penting & Isu Privasi

  • Satu riset akademik terbaru menunjukkan bahwa beberapa aplikasi parental-control (terutama yang dipasang dari luar toko resmi / “sideloaded”) bisa membawa risiko privasi serius — misalnya pengiriman data sensitif tanpa enkripsi, tidak adanya kebijakan privasi, atau bahkan potensi stalkerware.

  • Meski tujuan awalnya baik (melindungi anak), penggunaan kontrol yang terlalu ketat atau tanpa transparansi bisa menimbulkan rasa tidak nyaman atau ketidakpercayaan dari anak — terutama remaja. Oleh karena itu banyak ahli menyarankan: pendampingan + komunikasi tetap jadi inti, bukan hanya bergantung pada aplikasi.

Tips Memilih & Menggunakan Parental Control dengan Bijak

  1. Sesuaikan dengan usia & kebutuhan anak — anak balita butuh kontrol sederhana; remaja mungkin butuh kombinasi filter + dialog.

  2. Pahami fitur vs. batasan aplikasi — kalau ingin kontrol mendalam (sosial media, panggilan, lokasi, darurat) pilih yang fitur lengkap seperti Qustodio atau Kaspersky; kalau cuma takut mereka buka aplikasi sembarangan, cukup dengan Kids Place atau Family Link.

  3. Jadikan aplikasi bagian dari kesepakatan bersama — jelaskan kenapa aplikasi ini digunakan, agar anak merasa dihargai, bukan diawasi diam-diam.

  4. Perhatikan privasi dan keamanan data — hindari aplikasi yang kamu install dari sumber tidak resmi. Pastikan aplikasi punya reputasi baik dan kebijakan privasi jelas.

  5. Pantau dan evaluasi secara berkala — kebutuhan dan kebiasaan anak berubah seiring waktu, jadi pengaturan pun perlu disesuaikan.

Want to Work With Us?

Let's create something amazing together!

Get In Touch